Ditemukan Terbelah Tiga di Kedalaman 838 Meter, KSAL: Awak KRI Nanggala 402 Keluarkan Baju Keselamatan, Tapi Tak Sempat Dipakai…

Diposting pada

Berita seputar kondisi terkini KRI Nanggala-402 masih menjadi terus berlanjut.

Sebelumnya, KRI Nanggala-402 dinyatakan Sub-Miss atau hilang kontak pada Rabu (22/4/2021).

Kabar hilang kontaknya kapal selam tersebut dikonfirmasi oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Proses pencarian pun dilakukan, banyak masyarakat berharap kapal selam kebanggaan Indonesia itu bisa segera ditemukan.

Namun sayangnya, lewat 72 jam waktu pencarian, KRI Nanggala-402 dinyatakan subsunk atau tenggelam dan on eternal patrol atau dalam patroli abadi dan tidak kembali.

Meski begitu, sejumlah negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, Jerman sampai Amerika masih membantu proses pencarian KRI Nanggala-402 di Selat Bali.

Hingga pada Minggu (25/04/2021), KSAL menyebut KRI Nanggala ditemukan di kedalaman 838 meter dengan kisah pilu yang menyertainya.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono mengatakan, escape suit MK 11 (baju keselamatan awak kapal selam) salah satu barang yang ditemukan oleh remote operation vehicle (ROV) MV Swift Rescue dari Singapura.

Yudo mengatakan, escape suit MK 11 tersebut biasanya disimpan di dalam kotak dan dikeluarkan dalam keadaan darurat.

“Escape suit MK 11 yang biasanya ini disimpan di kotak, tetapi ini bisa lepas berarti ada kedaruratan sehingga diambil dari kotak akan dipakai,” kata Yudo dalam konferensi pers secara virtual, Minggu (25/4/2021).

Yudo menduga, escape suit MK 11 tersebut memang sempat dikeluarkan, tetapi belum sempat dipakai karena adanya kondisi darurat.

“Harusnya ini tersimpan di kotak, dipakai ketika terjadi kedaruratan,

Nah, karena ini lepas, berarti sempat di situ terjadi kedaruratan, mungkin enggak sempat pakai atau saat dipakai (kapal) goyang sehingga lepas,” ujarnya.

Sebelumnya, Yudo mengatakan, MV Swift Rescue menemukan kontak visual kapal KRI Nanggala-402.

Adapun badan kapal yang terbelah menjadi 3 bagian ditemukan di kedalaman 838 meter.

Ia mengatakan, ada bagian kapal yang masih utuh, tetapi terdapat bagian yang retak kecil.

“Bagian terbuka ini (menayangkan gambar) berserakan tidak terlalu jelas karena bawah laut tidak terang tadi pagi ini, bagian-bagian dari dalamnya kapal. Dan ini bagian terbuka dan lepas,” ucapnya.

Lebih lanjut, Yudo mengatakan, dengan kondisi kapal selam yang berada pada kedalaman 838 meter, sangat kecil kemungkinan 53 awak kapal dapat diselamatkan.

“Tadi sudah disampaikan Panglima TNI rasa duka tentunya mereka menjadi korban dalam kejadian ini,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *